Seperti

Apa aku ini seperti mainan dimatamu?

Coba jawab pertanyaan itu
Dengan jujur dan tanpa dusta
Jawaban dari hati
Dan aku akan bersiap walau itu menyakiti

Lebih baik merasakan sakit
Daripada tak merasakan apapun, kan?
Namun, perbuatanmu membuatku mati rasa
Hatiku jadi beku dan kaku
Rasaku sudah kau bakar hingga jadi abu

Apa aku ini seperti pelarian dimatamu?

Jawab lagi pertanyaan keduaku
Dengan argumen yang kuat
Karna aku tau, kau pintar untuk berargumen

Lebih baik untuk merasakan sakit
Daripada tak merasakan apapun, kan?
Tapi, aku seperti tak berharga dimatamu
Hanya kau jadikan pelarianmu

Aku kerap kali bertanya padaku sendiri
Sudah berapa kali pula aku luluh kepadamu?
Dan jawabanku adalah
Aku akan terus berada disini
Setia pada waktu
Dan mengingkari kenyataan

Comments

Popular posts from this blog

Tentang Moö, Perkomboran, dan Hamburger.

Sajak Kebenaran.

pleasant