Pergi

Kamu pergi
Dan selalu aku yang tinggal
Dalam sepi
Dan sendiri ini

Butuh waktu untuk menata kembali
Serpihan hati yang kau jatuhkan
Hingga membekas ruam, dan kepingan kecil
Yang terkadang sulit untuk ditemukan
Karena memang sangat kecil
Hingga hatiku tak jadi sempurna lagi

Bodoh

Aku

Sangat bodoh

Selalu aku salahi diriku sendiri
Kesadaran itu sangat lama untuk bangun
Selalu muncul dengan
Akhirnya
Atau
Terlambat

Aku ini pembohong!
Mana bisa aku dibodohi oleh kamu
Tapi kenyataan berkata lain
Aku pembohong yang bodoh
Karena bisa-bisanya kamu membohongi aku

Akhirnya aku sadar
Bahwa kesadaranku sangat terlambat

Sudah hampir satu bulan
Hampir yang belum genap
Tanganmu sudah tak berdua lagi
Sekarang jadi 4
Yang sangat menggenapi

Lalu aku?
Tak acuh
Namun aku sangat ingin kamu pergi
Dari semuanya
Hidupku
Dan hidupku

Enyahlah
Aku sudah muak dan cukup
Jijik kepadamu

Safira
01 November 13
Solo

Comments

Popular posts from this blog

Tentang Moö, Perkomboran, dan Hamburger.

Sajak Kebenaran.

pleasant