Segelas Kerinduan

Aku duduk sendirian diatas kursi yang aku pilih
Lalu buku menu itu melayang dengan sendirinya di wajahku
Aku tidak lapar, namun aku haus
Dan aku memutuskan untuk memesan segelas kerinduan
Hanya satu gelas
Dan mungkin kekeringan dalam tenggorokanku akan pergi
Walaupun aku ragu bahwa itu akan sirna
Namun setidaknya akan berkurang, meskipun hanya sedikit
Atau mungkin sebagian

Sudah cukup lama aku memandangi segelas kerinduan itu
Sejak pelayan mengantarkannya ke meja dimana aku duduk
Sendirian

Masih saja aku memandangi gelas itu
Aku masih haus karena aku belum meminumnya
Aku takut bila rasa rindu ini akan hilang
Selamanya

Comments

Popular posts from this blog

Tentang Moö, Perkomboran, dan Hamburger.

Sajak Kebenaran.

pleasant